Rektor UPG 1945 NTT Bertemu Gubernur NTT, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Pendidikan dan Pembangunan Daerah

21 Juli 2026Administrator UPG 1945 NTT

Rektor Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur, Uly Jonathan Riwu Kaho, S.P., M.Si., melakukan audiensi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, untuk membahas berbagai peluang sinergi dan kerja sama strategis antara UPG 1945 NTT dan Pemerintah Provinsi NTT. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan sumber daya manusia serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kebersamaan, Rektor UPG 1945 NTT menegaskan kesiapan universitas untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi NTT melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui ketiga pilar tersebut, UPG 1945 NTT berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata dalam bentuk kajian ilmiah, riset terapan, inovasi, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

Uly Jonathan Riwu Kaho juga menjelaskan bahwa UPG 1945 NTT terus memperkuat dan memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga pendidikan. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi universitas untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi sekaligus menghadirkan solusi akademik terhadap berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan memberikan dampak positif bagi kemajuan NTT.

Di sisi lain, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif UPG 1945 NTT dalam menjalin kemitraan dengan Pemerintah Provinsi NTT. Ia menilai perguruan tinggi memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, hubungan kemitraan antara pemerintah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, berbasis data, serta didukung oleh hasil riset yang kredibel.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak turut membahas sejumlah bidang yang berpotensi menjadi ruang kolaborasi, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi aparatur, pelaksanaan penelitian bersama, program pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi dan teknologi, pemberdayaan masyarakat desa, penguatan kualitas sumber daya manusia, hingga dukungan terhadap berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi NTT.

Rektor UPG 1945 NTT berharap pertemuan ini menjadi titik awal terbangunnya kerja sama yang lebih komprehensif melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif di masa mendatang. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi NTT, UPG 1945 NTT optimistis dapat terus berperan aktif dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi bagi terwujudnya Nusa Tenggara Timur yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.