Rektor UPG 1945 NTT Turun Langsung Pantau KUKERTA, Perkuat Komitmen Kampus Berdampak

07 Agustus 2026Administrator UPG 1945 NTT

Reaktor UPG 1945 NTT Turun Langsung Pantau KUKERTA, Tegaskan Komitmen Kampus Berdampak

Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi yang hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata melalui program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan KUKERTA yang dilakukan langsung oleh Rektor UPG 1945 NTT, Dr. (c) Uly J. Riwu Kaho, S.P., M.Si., dengan mengunjungi sejumlah lokasi pengabdian mahasiswa di Kabupaten Kupang.

Selama dua hari, Senin hingga Selasa, 27–28 Juli 2026, Rektor bersama rombongan menyambangi 11 lokasi KUKERTA yang tersebar di sejumlah desa, kelurahan, hingga Kantor Kecamatan Kupang Barat.

Monitoring ini dilakukan untuk memastikan berbagai program yang dijalankan mahasiswa berjalan sesuai dengan rencana, sekaligus melihat secara langsung kontribusi dan manfaat kehadiran mahasiswa bagi masyarakat di wilayah pengabdian.

Di setiap lokasi, Rektor melihat secara langsung keterlibatan aktif mahasiswa dalam menjalankan berbagai program kerja. Selain melaksanakan kegiatan sesuai tema KUKERTA, mahasiswa juga membangun interaksi dan hubungan yang baik dengan masyarakat setempat.

Mahasiswa turut mengambil bagian dalam membantu pemerintah desa dan kelurahan, mendukung kegiatan sosial, melaksanakan program pemberdayaan, serta berkolaborasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan di wilayah masing-masing.

“Saya melihat sendiri bagaimana mahasiswa UPG 1945 NTT hadir dengan semangat melayani, bekerja bersama masyarakat, membantu pemerintah desa dan kelurahan, serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama menjalankan KUKERTA. Inilah wujud nyata kampus yang berdampak,” ujar Dr. (c) Uly J. Riwu Kaho.

Apresiasi juga datang dari para kepala desa dan lurah yang menjadi lokasi pelaksanaan KUKERTA. Mereka memberikan penilaian positif terhadap sikap dan perilaku mahasiswa UPG 1945 NTT yang dinilai memiliki etika baik, disiplin, sopan, mudah beradaptasi, serta mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.

Bagi Rektor, apresiasi tersebut menjadi indikator bahwa pendidikan tinggi tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian akademik. Lebih dari itu, perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter, integritas, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab mahasiswa terhadap lingkungan sekitarnya.

“Bagi saya, keberhasilan mahasiswa bukan hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, kepedulian, tanggung jawab, serta kemampuannya menjadi berkat bagi sesama,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan KUKERTA, kontribusi tidak hanya diberikan oleh mahasiswa. Para dosen yang bertugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama dosen lainnya juga terlibat dalam berbagai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di lokasi masing-masing.

Beragam kegiatan pemberdayaan yang dilakukan para dosen menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah sekaligus mempererat hubungan dan kerja sama antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

Sinergi antara mahasiswa, dosen, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat menjadi gambaran nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diarahkan untuk memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UPG 1945 NTT juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., atas kepercayaan yang diberikan kepada UPG 1945 NTT untuk melaksanakan KUKERTA di Kabupaten Kupang selama dua tahun berturut-turut.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para camat, lurah, kepala desa, perangkat pemerintahan, serta seluruh masyarakat Kabupaten Kupang yang telah menerima, mendampingi, membimbing, menjaga, dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar serta berkarya selama kurang lebih dua bulan di lokasi pengabdian.

Menurut Rektor, dukungan dari berbagai pihak merupakan salah satu kunci keberhasilan program KUKERTA. Melalui dukungan tersebut, mahasiswa dapat memahami secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi melalui program-program yang telah dirancang dan dilaksanakan.

Rektor menegaskan, kehadiran UPG 1945 NTT di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen institusi untuk membangun perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi serta menghadirkan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

Semangat tersebut berakar pada nilai luhur Tri Bajik Eka Cita, yang mengandung tiga perbuatan baik, yakni takut akan Tuhan, memiliki perencanaan yang baik, dan bekerja secara kolaboratif untuk mewujudkan satu tujuan mulia sehingga dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Nilai tersebut menjadi salah satu fondasi dalam kepemimpinan sekaligus arah pengembangan UPG 1945 NTT dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai institusi pendidikan tinggi.

Mengakhiri rangkaian monitoring dan evaluasi, Dr. (c) Uly J. Riwu Kaho mengingatkan mahasiswa agar terus mempertahankan semangat pengabdian serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan ketulusan.

“Teruslah mengabdi dengan tulus, bekerja dengan hati, dan berkarya dengan penuh tanggung jawab. Saya percaya setiap langkah kecil yang dilakukan dengan cinta dan ketulusan akan membawa perubahan besar bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.

Pelaksanaan KUKERTA menjadi salah satu bentuk nyata komitmen UPG 1945 NTT dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang bermutu, berkualitas, berbudaya, dan berdampak. Melalui pendidikan yang berpihak kepada masyarakat, UPG 1945 NTT terus berupaya melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan siap menjadi agen perubahan bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.(*)