LLDIKTI Wilayah XV Gelar Sosialisasi IAPT 4.0 dan SAPTO 2.0: Dorong Mutu PT dan PS Lewat Akreditasi Berkualitas

22 Juli 2025Administrator UPG 1945 NTT

Dalam upaya meningkatkan mutu dan tata kelola pendidikan tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis bertajuk “Urgensi Akreditasi terhadap Peningkatan Mutu PT & PS, Sosialisasi IAPT 4.0, SAPTO 2.0, serta Kebijakan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Kamis hingga Jumat, 17–18 Juli 2025, bertempat di Swiss-Belcourt Hotel, Kupang.

Sosialisasi ini merupakan respons terhadap perkembangan kebijakan akreditasi terbaru, termasuk implementasi Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 4.0 (IAPT 4.0), Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online 2.0 (SAPTO 2.0), serta Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Melalui kegiatan ini, LLDIKTI XV berupaya membekali para pengelola perguruan tinggi swasta (PTS) dengan pemahaman komprehensif terkait sistem akreditasi yang kini berbasis digital, sistematis, dan berbasis data. Adapun materi yang disampaikan meliputi: Urgensi akreditasi sebagai tolok ukur peningkatan mutu institusi dan program studi; Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 4.0 (IAPT 4.0) yang memuat indikator penilaian berbasis output dan outcome; Penggunaan SAPTO 2.0, sistem online yang terintegrasi dalam pelaporan dan evaluasi akreditasi; Kebijakan terbaru dalam Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 yang memperkuat penjaminan mutu internal dan eksternal di pendidikan tinggi.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari internal LLDIKTI Wilayah XV, di antaranya: Tim Pokja Penjaminan Mutu LLDIKTI Wilayah XV; Tim EKA ) LLDIKTI XV

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan tim penjaminan mutu dari berbagai perguruan tinggi swasta di wilayah kerja LLDIKTI XV. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPMP) Universitas Persatuan Guru 1945 NTT, Rudolof J. Isu, S.Pd., M.Hum, serta Sekretaris BPMP, Richard Oematan, S.Pd., M.Pd.

Dalam keterangannya, Rudolof J. Isu mengapresiasi langkah LLDIKTI XV yang terus berupaya memperkuat kapasitas institusi melalui pendampingan teknis seperti ini. “Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap sistem akreditasi terbaru. Ini sangat membantu dalam menyiapkan dokumen akreditasi yang relevan dan terstandar, sekaligus menegaskan pentingnya integrasi penjaminan mutu internal dengan kebijakan nasional,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesiapan PTS dalam menghadapi proses akreditasi, baik di tingkat institusi maupun program studi. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan penyesuaian terhadap regulasi terkini, diharapkan PTS di wilayah LLDIKTI XV mampu meraih akreditasi unggul dan menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.