UPG 1945 NTT dan Pemkot Kupang Perkuat Kerja Sama demi Pembangunan SDM

25 Mei 2026Administrator UPG 1945 NTT

Pemerintah Kota Kupang terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah. Komitmen tersebut terlihat dalam audiensi antara Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama jajaran pimpinan Universitas Persatuan Guru 1945 NTT di ruang kerja Wali Kota Kupang, Senin (23/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut hadir Rektor UPG 1945 NTT Uly Jonathan Riwu Kaho, Plh. Wakil Rektor I Rudi Jibrael Isu, Wakil Rektor III Patrisia Walu Wandja, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas (BPPU) Dr. Melky Laley, Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Delorens Bessie, serta Kepala Lembaga Penelitian Eka Citra G. Kerihi. Dari pihak Pemerintah Kota Kupang turut hadir Kepala Dinas PMPTSP Andre Ota dan Plt. Kabag Kerja Sama Joni Bire.

Wali Kota Kupang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan pihak kampus dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membangun sinergi dengan kalangan akademisi.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan ini. Kami terbuka terhadap berbagai ide, gagasan, dan masukan yang dapat dikolaborasikan demi kemajuan Kota Kupang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan kebijakan berbasis riset sekaligus menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Sementara itu, Rektor UPG 1945 NTT menyampaikan komitmen kampus yang telah hadir hampir dua dekade di Kota Kupang untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah rencana kerja sama, mulai dari penguatan kolaborasi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), hingga kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat SD dan SMP.

UPG 1945 NTT juga menyatakan kesiapan mendukung pemerintah dalam penanganan berbagai isu strategis, seperti pengelolaan sampah dan stunting. Selain itu, kampus membuka peluang sosialisasi program studi bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, termasuk program pembelajaran hybrid jenjang S1 dan S2 serta skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi pegawai yang telah memiliki pengalaman kerja.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kupang menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan penyusunan dokumen teknis MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Ia juga mendorong keterlibatan akademisi UPG 1945 NTT dalam berbagai program pemerintah, seperti tim penilai kebersihan, kajian kebijakan, hingga riset pendukung pembangunan daerah.

Terkait dukungan beasiswa, Wali Kota menjelaskan bahwa meskipun Pemerintah Kota Kupang menghadapi efisiensi anggaran pada tahun 2026, komitmen untuk membantu mahasiswa tetap menjadi perhatian, termasuk kemungkinan bantuan bagi mahasiswa yang mengalami kendala dalam penyelesaian tugas akhir.

Pertemuan berlangsung hangat, dialogis, dan konstruktif. Kedua pihak sepakat memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong pengembangan riset terapan, serta mendukung pembangunan Kota Kupang yang inklusif dan berkelanjutan.