Rektor UPG 1945 NTT Tekankan Pendekatan Pentahelix dalam KKN 2026

Rektor Universitas Persatuan Guru 1945 NTT, Uly Jonathan Riwu Kaho, menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan sosial maupun ekonomi masyarakat. Menurutnya, setiap sumber daya yang dimiliki kampus seharusnya dapat menghasilkan perubahan yang terukur di tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Uly saat memberikan materi dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) bagi dosen pendamping lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Juni–Juli 2026 yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026.
Sebanyak 36 dosen akan mendampingi sekitar 470 mahasiswa peserta KKN yang akan ditempatkan di Kabupaten Kupang, Kota Kupang, serta wilayah sekitar kampus UPG 1945 NTT.
Bimtek yang mengusung tema “Strategi Pendampingan Dosen dalam Mewujudkan Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang Partisipatif, Solutif, dan Berdampak bagi Masyarakat” juga menghadirkan sejumlah pemateri dari jajaran pimpinan kampus, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik Sumi A. Dami, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Kerja Sama Darmanto Kise, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerohanian Petrisia W. Walundwaja, serta Ketua BPH PGRI NTT Semuel Haning.
Dalam pemaparannya, Uly berharap seluruh dosen dan mahasiswa peserta KKN 2026 mampu menghadirkan program yang benar-benar memberikan dampak yang dapat diukur. Ia mencontohkan konsep pemberdayaan masyarakat melalui teori Empowerment Theory yang diperkenalkan Julian Rappaport, yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas individu dan komunitas.
Menurutnya, para dosen pendamping memiliki latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari ekonomi, hukum, pertanian, hingga ilmu pengetahuan alam, sehingga seluruh potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk membantu mengatasi berbagai persoalan dan kesenjangan yang ada di masyarakat.
Ia juga meminta LPM untuk menyusun indikator penilaian agar setiap perubahan yang terjadi di lapangan dapat dicatat, dievaluasi, dan dipublikasikan secara luas.
Selain menekankan pentingnya dampak nyata, Uly juga mendorong para DPL untuk membangun kolaborasi berbasis konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan media massa. Menurutnya, hasil kerja dosen maupun mahasiswa dapat dipublikasikan melalui jurnal ilmiah maupun media massa sehingga manfaatnya lebih luas dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Ketua LPM UPG 1945 NTT sekaligus Ketua Pelaksana KKN 2026, Naomi Bessi, menjelaskan bahwa para dosen pendamping perlu dibekali kemampuan teknis terkait metode pendampingan, fasilitasi masyarakat, hingga manajemen konflik agar pelaksanaan KKN berjalan optimal.
Menurut Naomi, melalui bimtek tersebut seluruh DPL diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan, standar lapangan, serta tujuan pelaksanaan KKN sehingga tidak terjadi kesenjangan antara harapan kampus dan praktik di masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh peserta bimtek memperkuat komitmen dalam menjalankan pengabdian masyarakat. Menurutnya, konsep kampus berdampak hanya dapat terwujud apabila dosen pendamping juga mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Naomi menambahkan, dari total 36 dosen pendamping KKN 2026, sebanyak 19 orang ditempatkan di Kota Kupang, sembilan orang di Kabupaten Kupang, dan delapan orang bertugas di lingkungan kampus.
Berita Terkait
- UPG 1945 NTT Matangkan Strategi Pembinaan Atlet Menuju PON 202825 Mei 2026
- Dr. Semuel Haning Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Kematian Tak Wajar Mahasiswi UPG25 Mei 2026
- Rektor UPG 1945 NTT Temui Anita Gah, Bahas Perluasan Akses KIP Kuliah29 September 2025
- Penandatanganan MoU & MoA Tetang pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Antara Universitas Persatuan Guru 1945 NTT & Universitas Negeri Yogyakarta29 Januari 2024
- APTISI Lantik Pengurus Pusat, Rektor UPG 1945 NTT Resmi Bergabung26 November 2025
Berita Terbaru
- UPG 1945 NTT: Berkomitmen Mewujudkan Kampus Berkualitas, Bermutu, dan Berbudaya24 Agustus 2026
- Catat Rekor Baru, UPG 1945 NTT Sambut 1.031 Mahasiswa Baru…18 Agustus 2026
- 471 Mahasiswa KKN UPG 1945 NTT Kembali ke Kampus Setelah…07 Agustus 2026
- Kolaborasi Empat Kelompok KUKERTA, Mahasiswa UPG 1945 NTT Bangun Pos…07 Agustus 2026
- Peduli Kesehatan Mahasiswa, UPG 1945 NTT Serahkan Jamkesmawa07 Agustus 2026
