UPG 1945 NTT Matangkan Strategi Pembinaan Atlet Menuju PON 2028

Komitmen untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 terus diperkuat oleh Universitas Persatuan Guru 1945 NTT.
Sebagai salah satu perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur, UPG 1945 NTT menegaskan bahwa perannya tidak hanya terbatas pada dukungan penyelenggaraan event, tetapi juga pada upaya peningkatan prestasi atlet daerah.
Bahkan jauh sebelum NTT ditetapkan sebagai tuan rumah bersama PON 2028, kampus tersebut telah aktif melakukan pembinaan mahasiswa melalui program Gong Prestasi.
“Kalau bicara dukungan terhadap PON, sebelum penetapan tuan rumah pun kami sudah rutin membina mahasiswa. Kami mendampingi mereka sejak proses latihan, mengirim untuk try out tingkat lokal hingga nasional, mengikuti Kejurnas, bahkan PON. Untuk cabang kempo, kami juga pernah mengirim atlet sampai ke kejuaraan dunia,” ujarnya.
Menurutnya, pola pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selain fokus pada pembinaan atlet, UPG 1945 NTT juga tengah mempersiapkan pembukaan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan sebagai bagian dari kontribusi strategis menyambut PON 2028. Fakultas tersebut direncanakan mulai beroperasi pada 2026 dengan pendampingan dari Universitas Negeri Yogyakarta.
“Ini akan menjadi momentum penting ketika mahasiswa nantinya terlibat langsung dalam event PON 2028. Jika target pembukaan fakultas berjalan pada 2026, maka mahasiswa bisa melakukan praktik maupun magang, misalnya sebagai license officer atau terlibat dalam bidang teknis lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, Uly menegaskan bahwa keberhasilan sebagai tuan rumah PON tidak hanya diukur dari kesiapan fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga dari capaian prestasi atlet daerah.
“Kesuksesan itu mencakup tiga aspek, yakni penyelenggaraan, infrastruktur, dan prestasi. Kalau hanya berhasil sebagai tuan rumah tetapi prestasi kita berada di posisi 15 atau 20 besar, tentu itu kurang membanggakan. Kita mengeluarkan biaya besar, tetapi tidak mendapatkan kebanggaan dari sisi prestasi,” tegasnya.
Ia optimistis persoalan sarana, prasarana, dan akomodasi dapat ditangani pemerintah, terlebih jika mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Namun demikian, menurutnya perhatian utama harus diarahkan pada peningkatan kualitas dan prestasi atlet daerah.
Sebagai langkah konkret, Uly Jonathan Riwu Kaho dijadwalkan menjadi pemateri dalam Seminar Nasional Olahraga bertema “Strategi Pengembangan Olahraga Prestasi NTT Menuju PON 2028” yang akan digelar pada 28 Februari di GOR Kupang. Seminar tersebut akan melibatkan pemerintah daerah, KONI NTT, pengurus cabang olahraga, praktisi olahraga, serta kalangan akademisi.
“Mudah-mudahan gagasan ini dapat didengar oleh Pak Gubernur selaku Ketua KONI NTT bersama seluruh cabang olahraga. Mari kita berdiskusi secara serius agar lahir langkah strategis yang benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi,” pungkasnya.
Berita Terkait
- Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Universitas Persatuan Guru 1945 NTT menyelenggarakan Desiminasi Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) & Audit Mutu Internal (AMI)29 Januari 2024
- MENYAMBUT HARDIKNAS 2025, UPG 1945 NTT GELAR UPACARA. WAKIL GUBERNUR NTT : MARI CERDASKAN KEHIDUPAN ANAK BANGSA SESUAI AMANAH KONSTITUSI21 Mei 2025
- Kuliah Kerja Nyata (KKN) 202509 Juni 2025
- UPG 1945 NTT Bekali Mahasiswa KKN, Rektor Tekankan Pentingnya Menjaga Sikap di Masyarakat29 Mei 2026
- AUDIENS BERSAMA KAPOLDA NTT DALAM RANGKA PENANTANGAN MOU DAN MOA PENGEMBANGAN SDM APARATUR POLDA NTT SENIN, 22 JANUARI 2024.25 Januari 2024
Berita Terbaru
- UPG 1945 NTT: Berkomitmen Mewujudkan Kampus Berkualitas, Bermutu, dan Berbudaya24 Agustus 2026
- Catat Rekor Baru, UPG 1945 NTT Sambut 1.031 Mahasiswa Baru…18 Agustus 2026
- 471 Mahasiswa KKN UPG 1945 NTT Kembali ke Kampus Setelah…07 Agustus 2026
- Kolaborasi Empat Kelompok KUKERTA, Mahasiswa UPG 1945 NTT Bangun Pos…07 Agustus 2026
- Peduli Kesehatan Mahasiswa, UPG 1945 NTT Serahkan Jamkesmawa07 Agustus 2026
